pagi itu menjelang siang, kamis 26 juli 2007-11 rajab 1428 H, tepatnya jam 11. rapat sie acara panitia PASCAL(Pengenalan kAmpus SCience Awal kuLiah) hanya beberapa yang hadir. mbak tri, aku, puja, ridho dan mas danang. ada 12 orang tapi yang dateng kok cuma segini ya?hmm..si hayu lagi mengejar mimpi ke jakarta, mbak alma mungkin terlambat saja, aza masih sibuk ngurus beasiswa ke jepang, mbak vira ada amanah lain,..yang lain???entahlah.
rapat tetap berjalan dalam ruang sederhana yang banyak berkas2, markas perjuangan, BEM KM FMIPA UGM. diatas karpet hijau semua melapor atas hasil kerjanya. tiba giliranku…satu2nya dari tim eksternal yang datang, yupz…Alhadulillah, semua oke, pembicara dh dihub, TOR dah dikonsep+ditulis, sovenir dah dibeli, tinggal nunggu kabar dari mbak alma tentang pembicara yang satunya.
and then,”dzz..dzzz…”dari dalam tas abu2ku, oh si SEA(sony ericson abu2) rupanya, SMS dari Dhina.
“Aslkm.Ris,tlg blangin ke mb’ tri dsurh bc mb’tri lgsg,cos malu je.dah dtya kyke br bs jam 1 T_Tcos ad sdkt trouble n’ ni murni g dbuat2 n’ g dsangka.jaz ukh.”
kusodorkan si SEA ke mbak tri,”mbak dari dhina”
rapat berlanjut, sampai jam 12, pending sholat dulu.
“pending sholat dzuhur, kumpul lagi jam satu ya. sekalian nunggu dhina,nanti dateng sekitar jam 1″mbak tri menutup rapat sementara.
yupz…1 am coming…
itu dia dhina, senyumku mengembang,ingin kusapa dengan sedikit niat untuk mngagetkannya dari belakang, tapi…dia sedang menelfon rupanya, sudajlah nanti saja. ia berbalik ke belakang, nyengir, trus dada-dada. hah…dhina2x…
kumasuki markas perjuangan(insyaAllah) rapat akan dimulai dhina msuk, mukanya agak pucat.”assalamu’alaikum ukhti..”kuulurkan tanganku, kami berjabat, tapi kali ini tanpa “cp-cp” ada ikhwan disudut sana.. “kamu napa dhin, kok kayaknya pucat?” kusambung dengan tanya…
“em…”dhina melirik mbak tri
“yah, nanti aja ceritanya”mbak tri menyahut
“iya ukhti, nanti saja ya, ceritanya panjang..”ia menyetujui usul mbak tri
rapat berjalan dengan selingan canda dari mas danang disana sini.dan. sudah jam 3, rapat ditutup.
segera kukemasi agenda dan berkas2ku…aku terburu2…karena setengah 4 ada syuro lagi untuk amanah lain. capek sie, tapi semua ini karena-Nya semata, kalo bukan karena-Nya…yah…enakan baca2 buku dikos, atau ngenet di SIC…
tapi…ternyata waktu itu aku melupakan sesuatu. tentang ada apa dengannya sampai bisa telat datang, tentang mengapa wajahnya pucat…
kakiku terlajur bergerak cepat melangkah ke kantin untuk mengisi perut yang dari tadi pagi belum terisi ini, dari pagi dah harus ngopy ini, ngopy itu, nyuci ini, beresin itu. alhasil kepalaku terasa agak berat. setelaj makan, kuberanjak ke mushola apung pascasarjana.huh…benar2 lupa dhina…
esoknya, 27 juli 2007 jam 9 pagi ada janji ama winda dan yang lain…rapat mengenai PKM di perpus pusat UGM lantai 3.
tiba di perpus jam 8.45, 15 menit lebih cepat,ngenet bentar ah….beruntung ada fasilitas internetan di lantai dasar perpus ini.
waktu terus berjalan,hey, jam 9 lewat 15…oh my God!jadi telat 15 menit nie. segera kutiti anak tangga-anak tangga itu, di anak tangga lantai dua…oh, itu winda…”afwan wind, udah nunggu ya?”
yupzz…karena yang lain belum adteng, akhirnya aku dan winda menunggu di ruang diskusi lantai 3 perpus itu.
masih menanti rekan2. sambil tetap berdiskusi…sampailah tentang kisah dhina.
“eh, tau tentang dhina gak?” winda membuka wacana
“dhina? kenapa?”tanyaku balik
“iya ceritanya gini, kan kemaren jumat dia mau ke jogja dari rumahnya di wonogiri…”
“oh, iya.waktu itu ada rapat sie acara di BEM.trus wind..”
“kamu gak tahu po?”
“apa?kemaren dhina gak sempet cerita ma aku.”
“kan ceritanya pagi itu dia mau ke jogja dari rumahnya, mau naik kereta, kestasiun mesti make bis.nah, waktu mau dianter ke terminal kan mau pake motor, gak biasanya motornya mogok,trus dia kan ketinggalan bis pertama pagi itu jadinya naik bis kedua.nah bis pertama yang gak jadi dia tumpangin itu kecelakaan, bisnya terbelah trus kebakar, korbannya jga lumayan banyak. untung aja dhina gak jadi naik bis itu.”
“ya Allah dhina, subhanallah, dhina ditolong Allah, ya Allah, innalillahi buat para korban dan Alhamdulillah ya buat dhina. yah, itulah pertolongan Allah.”
yah, begitulah kurang lebih obrolan tentang kisah dhina dengan winda. walau kosa katanya tidak sama persi(ya jelaslah pasti ada yang kulupa, kan manusia). parahnya aku baru tahu sekarang dari winda, padahal dhina kan teman baikku, teman seperjuangan di dept sosmas BEM, sama2 PJ desa binaan, teman satu amanah di KMFM, bedanya dia PU dan aku syi’ar.
dhina, saudaraku yang saut ini…teman bercerita dan bercanda, teman ber-sms sesama m3, teman tahajud call.
dhina yang sepertinya karakternya tak jauh beda denganku.
dhina yang manis, ceria, ramah, murah senyum, berdedikasi,amanah.dan…selalu akan semangat. ya kita sama dhin, selalu berucap “semangat!semangat!semangat!”
dan…”hey dhin, kenapa kita selalu lupa pake cadar?”^_^ candaan itu hanya dhina dan aku yang mengerti maksudnya apa. setiap bertemu di masjid pasti selalu menyapa dengan”ukh, cadarmu mana?”
“oh iya ukh…lupa…cadarmu?”
hehe…dhina..dhina…narsismu itu…gak ketulungan…
tapi dhin,
satu yang pasti dari kejadian itu,
Allah telah menolongmu
Allah sayang padamu
Allah memberimu kesempatan saudaraku
masih segar dalam memoriku, saat kau mendaftar ospek fakultas dulu, aku yang udah dekat dengan mbak2 panitia PASCAL waktu itu udah ikut nongkrong di BEM, kalo2 ada anak baru yang mau daftar ospek(padahalkan aku juga anak baru. inilah yang namanya cepat membaur denga senior.) sosok dhina telah berubah sekarang, kini jilbabmu lebih panjang, bajumu juga tlah berubah mode menjadi gamis….perkembangan yang cukup pesat ukh.istiqomah ya…
hmm…kisah dhina adalah bukti bahwa Allah pasti menolong hamba yang berserah diri pada-Nya. pertokongan Allah untuk orang yang islam, beriman, dan mendekat pada-Nya.
yupz, dhin, keep spirit!
“cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung“(Q.S Ali imron:173)
nb: sebenarnya dhina shok banget waktu itu, sampe hari inipun masih, tadi bertemu waktu kajian pagi di masjid mardhliyah UGM, yah…bayangkan saja…kau mau naik bus, tapi tidak jadi karena telat hanya telat beberapa menit saja….kemudian kau dapati bus yang akan kau tumpangi itu hancur, terbelah dua, dan terbakar….